TK Mardi Yuana Labuan


Data Umum  
Nama Sekolah             :    TK MARDI YUANA LABUAN
Berdiri                 :   1 Agustus 1959
N S S :    001020206038
N I S :   00 03 80
Alamat  :   Jl. Perintis Kemerdekaan No. 205, 
      Pasar Baru RT 01/RW 03 Labuan, Pandeglang, Banten
       
Visi
KUDEMO : Kualitas Dedikasi Moral
 
Misi
  1. Mencapai mutu pendidikan di sekolah
  2. Meningkatkan profesionalisme pelayanan
  3. Melaksanakan pendidikan berdasarkan cinta kasih
 

Sejarah

Kepala sekolah yang pertama kali bertugas di TK MY Labuan adalah Ibu Murti. Pada waktu itu di Kecamatan Labuan baru ada 4 gedung TK. Tenaga pengajarnya antara lain Ibu Rosalinda, Ibu Endang Sri Rejeki, Ibu Yanti, dan Bapak Mujiono. Gedungnya sudah lumayan bagus, sarana prasarana cukup dan muridnya banyak hingga ratusan murid. Setelah Ibu Murti pensiun, kepala sekolah berikutnya adalah Bapak Thomas Pairan. Dari Yayasan mengirim tenaga pengajar yaitu Ibu Yani dan Ibu Karolina. Muridnya masih lumayan banyak.

Ketika Bapak Thomas Pairan mutasi ke Mardi Yuana Rangkasbitung, Bapak Suparyadi menggantikan Kepala Sekolah di Labuan. Pada akhir-akhir ini murid TK semakin menyusut. Sarana bermain berkurang. Karena menderita sakit, Bapak Suparyadi meninggal dan Kepala Sekolah selanjutnya adalah Ibu Lucia Suparmi.

Pada saat ini perkembangan TK Mardi Yuana sangat mengkhawatirkan. Karena juga didesak oleh perkembangan TK di Labuan yang cukup banyak. Bisa dibayangkan, semula hanya ada 4 gedung TK di Kecamatan Labuan, namun saat ini sudah berdiri 18 gedung TK dalam satu kecamatan ini. Gedung baru dan sarana bermain yang baru tentu menarik perhatian masyarakat. Kalau di sekitar rumah ada gedung TK mengapa harus sekolah jauh-jauh, itu sebagian pendapat masyarakat. Namun kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan keberadaan TK Mardi Yuana dengan fasilitas yang minim. Jika dibandingkan dengan gebyar TK yang ada, kami masih mempunyai nilai plus, di antaranya kedisiplinan dan cinta kasih. Memang saat ini kami sedang terpuruk. Mudah-mudahan dengan modal kedisiplinan, cinta kasih dan kalau memungkinkan penambahan sarana prasarana yang memadai, kami yakin bisa bangkit kembali.