" Kedewasaan Iman dalam Pelayanan Pendidikan Katolik Yayasan Mardi Yuana "

by Admin Yayasan MY
2017-08-26 11:18:29



Sambutan Ketua Pengurus Yayasan Mardi Yuana

Pada Hari Ulang Tahun ke - 68 Yayasan Mardi Yuana

"Kedewasaan Iman dalam Pelayanan Pendidkan Katolik Yayasan Mardi Yuana"

 

Para Kepala Perwakilan, Kepala KB-TK/Sekolah, guru, karyawan-karyawati dan siswa-siswa di lingkungan Yasan Mardi Yuana yang terkasih, 

Hari ini, tepatnya 26 Agustus 2017, kita memperingati hari jadi (dies natalis) Yayasan Mardi Yuana ke-68. Tema perayaan HUT tahun ini adalah "Kedewasaan  Iman  dalam Pelayanan Pendidikan Katolik Yayasan Mardi Yuana". Tema ini sejalan dengan fokus program Yayasan Mardi Yuana  Tahun  Pelajaran 2017/2018, "Komitemen Terhadap Katolisitas".

Tema tersebut juga perlu kita tempatkan dalam situasi kekinian yang sering diistilahkan sebagai dunia digital. Dunia di mana teknologi berkembang dengan pesat dan media sosial menjadi keseharian kita. Teknologi telah mengubah wajah pendidikan. Apa yang dipelajari, bagaimana siswa belajar, kapan dan di mana siswa belajar, siapa mengajar dan siapa belajar – telah berubah berkat kemajuan teknologi. Singkatnya, teknologi telah mengubah wajah kelas dewasa ini. Potensi pemanfaatan teknologi terutama tampak dalam luasnya akses menuju sumber-sumber belajar yang disediakannya.

Meskipun demikian, teknologi tidak luput dari dampak-dampak negatif yang perlu diwaspadai dan disikapi dengan bijaksana. Berbagai kasus yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, khususnya dalam dunia pendidikan, semakin mendesak untuk ditanggapi, antara lain: ujaran kebencian, bullying, materi-materi yang tidak pantas, beredarnya situs-situs berbahaya, dsb. Para guru perlu membuat langkah-langkah preventif dan pendampingan agar siswa dapat memanfaatkan teknologi jaringan secara aman, positip, dan bermakna.

Berhadapan dengan kenyataan tersebut, Gereja Katolik tidak pernah tinggal diam dan selalu berusaha mengingatkan sekaligus menawarkan solusi, antara lain melalui peringatan Hari Komunikasi Sosial Sedunia setiap tahunnya. Tahun 2017 ini mengambil tema "Jangan Takut, Aku Besertamu: Komunikasikan Harapan dan Iman". Di situ Paus Fransiskus mengajak kita untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk mengkomunikasikan harapan dan iman kita kepada sesama.

Para Kepala Perwakilan, Kepala KB-TK/Sekolah, guru, karyawan-karyawati dan siswa-siswi di lingkungan Yayasan Mardi Yuana yang terkasih,

Kami ingatkan dan tegaskan pula bahwa Mardi Yuana adalah sekolah Katolik yang merupakan bagian integral dari misi Gereja, khususnya Gereja di wilayah Keuskupan Bogor. Melalui mandat yang diterima dari Gereja untuk mendidik, Mardi Yuana berupaya untuk membentuk pribadi manusia menurut citra Allah dan mendorong para peserta didik untuk menemukan kehadiran Tuhan dalam hidup sehari-hari. Melalui cara ini mereka dapat tumbuh dalam memahami dirinya dan dunia seturut terang Kabar Gembira dan didorong untuk mengambil tanggungjawab untuk dirinya sendiri dan berperan dalam kehidupan masyarakat.

Mardi Yuana sebagai Sekolah Katolik pada hakikatnya adalah komunitas iman di mana setiap anggota komunitas sekolah mempunyai tanggungjawab untuk memberi kesaksian agar iman dapat meresapi seluruh aspek kehidupan sekolah. Secara khusus, keberhasilan sekolah dalam mewujudkan misi dan identitasnya bergantung pada para pendidik dan tenaga kependidikan. Merekalah (utamanya para guru) sebagai pelaku utama yang menyebabkan tujuan sekolah dapat dicapai (bdk. Gravissimum Educationis artikel 8).

Dalam sekolah Katolik, "tanggungjawab utama untuk menciptakan ciri khas iklim sekolah Katolik terletak pada para guru, baik sebagai individu maupun sebagai kelompok" (The Catholic School on the Threshold of the Third Millennium artikel 19). "Melalui kesaksian dan tingkah lakunya, para guru adalah yang pertama-tama diperlukan untuk memberitahukan ciri khas sekolah Katolik" (Sekolah Katolik artikel 78). Agar kesaksian itu menjadi efektif dan dapat dipercaya, syarat utama yang dituntut adalah "kesesuaian antara tindakan dan ucapan. Bahkan tindakan jauh lebih penting dari sekedar ucapan kosong. Kenyataan itu menjadi amat penting dalam masa pembentukan kepribadian para siswa" (Awam Katolik di Sekolah: Saksi-Saksi Iman artikel 32).

Kami berharap bahwa melalui perayaan Hari Ulang Tahun ke - 68 Yayasan Mardi Yuana ini, seluruh anggota komunitas sekolah semakin bertumbuh dalam kedewasaan iman yang dinampakkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam sikap, perkataan maupun perbuatan. Semoga Mardi Yuana semakin mampu menjadi "terang" dan "garam" bagi dunia pendidikan di manapun berada.

Selamat Ulang Tahun untuk kita semua dan berkat Tuhan senantiasa melimpahi proses perjalanan pendidikan kita.

Sukabumi, 26 Agustus 2017

Ketua Pengurus Yaysan Mardi Yuana,

 

ttd

RD. F.X. Suyana, S.Ag. , MMSI




Copyright © Yayasan Mardi Yuana 2017